Why wait for something when life is going on? You have your own life. Do the things you enjoy, be around people you like | bukansourcreamnonion

I used to write because I’m sad. There were moments when I believed that writers are sad people. Tears were from where those poetic lines originate. I don’t know whether it’s true; but now I just write because I’d like to, whenever I want to, every time I feel the urge to scribble. And I’ve known this since I was 13: that I will continue to write though people have long stopped reading. Exactly the kind of spirit I’d like to have in living life. Because we only live once. And once should be enough.

hanny
WANT TO SHARE WITH SOMEONE WHO NEED THIS?

*terjemahan bebas dari MISSING, Stephen Dunn

Ia menghilang, seringkali, bahkan ketika ia sedang berbicara,
meskipun ia bisa menyelesaikan kalimat-kalimat itu,
yang dari mana ia telah melepaskan kaitan dengan dirinya,
menyelesaikannya dengan baik. Dan ketika aku berbicara,
ia cukup tertarik dalam kadar yang patut untuk membuatku
mau terus berbicara. Aneh,
bahwa aku merasa tersanjung dengan semua ini, sepertinya
ia memberikanku semua dari setengah dirinya,
yang terbaik yang bisa ia berikan.

Di tempat tidur, setelah bercinta,
yang selalu memuaskan, aku tahu bahwa ia telah belajar
tata-krama setelah selesai bercinta—perhatian, kelembutan—
dan ia menunjukkannya. Aku yakin
ia tengah merencanakan esok harinya, hati rahasianya
mengecek jam rahasianya.
Aku sudah mengenal lelaki lain semacam ini, tentunya,
tapi ia begitu buruk dalam menyembunyikan kesalahannya,
dan akan mengakuinya ketika ditanya,
semua itu seperti bagian dari keberadaannya, bagian dari
caranya selalu ada di sana untukku,
jika kau tahu apa yang kumaksudkan.

Aku merasa, pada saatnya nanti,
Aku akan bisa menemukan, atau mungkin memberikan hidup
pada setengah bagian dirinya yang hilang. Aku merasa bahwa cinta bisa melakukan ini.
Dan aku bahkan merasakan cinta yang ganjil pada saat ia tak ada,
sebagaimana, menurutku, kebanyakan dari kita akan mengecup
bekas luka yang mengerikan untuk membutikan bahwa kita bisa hidup dengan itu.
Ia punya pekerjaan yang baik. Para lelaki mengaguminya
karena ia membawa seluruh dari setengah dirinya
untuk bekerja setiap hari, membawanya dengan kecerdasan
dan karisma. Itu sudah cukup untuk mereka.
Dan semua teman perempuanku memujanya,
mengatakan betapa beruntungnya aku.

Tapi aku harus mengakui,
tidak mudah mencintai lelaki seperti dia.
Hanya sedikit sekali yang diminta dari dirimu, dan setelah beberapa saat
kau lupa bahwa kau menggunakan setengah dari dirimu,
dan kemudian sesuatu mengingatkanmu
dan perasaan bahwa kau telah merampas sesuatu dari dirimu sendiri memberatimu,
lalu amarah—amarah yang diam, demikian aku menyebutnya.
Yang menjelaskan mengapa, akhirnya, aku pergi.
Tapi aku tak pernah berhenti memikirkan dia.
Dan aku telah melalui amarahku. Jika ia lewat di hadapanku
saat ini, kurasa aku akan merengkuhnya
dan menciumi wangi tubuhnya, dan bertanya apa kabarnya.

hanny
WANT TO SHARE WITH SOMEONE WHO NEED THIS?

*) terjemahan bebas dari TRUE LOVE, Sharon Olds

Tengah malam, ketika kita terbangun
setelah bercinta, kita menatap satu sama lain
dalam kedekatan, kita sama-sama tahu apa
yang telah dilakukan yang lain. Terikat pada satu sama lain
seperti pendaki menuruni pegunungan.
terhubung tali pusar di kamar anak-anak,
kita merayapi koridor menuju kamar mandi, aku nyaris
tak bisa berjalan, aku menyeret tubuhku melalui udara
yang kasar dan tanpa bayang-bayang, aku tahu di mana kau berada
dengan mata tertutup, kita terjerat pada satu sama lain
dalam jalinan besar yang tak kelihatan, kelamin kita bisu,
kelelahan, remuk, seluruh tubuh adalah kepuasan—tentunya ini
adalah saat-saat paling terberkahi dalam hidupku,
anak-anak kita tidur di ranjang mereka, setiap suratan takdir
seperti nadi-nadi dari mineral prasejarah yang belum ditemukan. Aku duduk
di toilet pada malam hari, kau berada di suatu sudut di kamar,
aku membuka jendela dan salju sudah turun,
dengan derasnya, bersandar di ambang jendela, aku
menengadah, padanya,
dinding kristal yang dingin, sunyi
dan berkilauan, aku diam-diam memanggilmu
dan kau datang dan menggenggam tanganku dan aku berkata
aku tak bisa melihat apa-apa lagi selain ini. Aku tak bisa melihat apa-apa lagi selain ini.

hanny
WANT TO SHARE WITH SOMEONE WHO NEED THIS?

I looove this chocolate-orange cupcake sooo much! ^^ It’s so light and fresh, and it smells of chocolate and sunkist! A very nice treat for one sunny afternoon, especially when served cold 😀

Chocolate Orange Cupcake Recipe:

  • 175 g unsalted butter
  • 120 g castor sugar
  • 150 g self-raising flour
  • 60 g cocoa powder
  • 3 eggs
  • 1 orange (sunkist) – use the orange rind and the juice

Beat butter and sugar in a mixer, add in those eggs (one at a time) and the orange rind. How to get the orange rind? Easy. Peel the skin of your sunkist, ensuring that you’re only taking the thin orange skin and leaving the white part. The orange rind has this fresh orange fragrance that will make your chocolate-orange cupcake smells (and tastes) amazing! 🙂

Next, put the mixture in a bowl, add in flour, cocoa powder and orange juice (from the sunkist), fold it, and divide it evenly into a 12-cupcake tin, bake for around 15 minutes, 180oC.

Choco-Baileys butter cream:

  • 100 g unsalted butter
  • 50 g castor sugar (you can add more sugar later to the mixture if you like sweeter cream)
  • 1/4 cup of coffee-flavored Baileys
  • 4 tbsp of cocoa powder

Beat with electric mixer until it turned into a perfect butter cream.

hanny
WANT TO SHARE WITH SOMEONE WHO NEED THIS?

Rainy afternoon. A package arrived on my desk. And look what’s inside! A mood-lifter! 🙂

#28hari, a prose-writing collaboration project I’ve worked on last year together with @ndorokakung, was about to transform itself into a book, thanks to @nulisbuku (our publisher) and @evamuchtar (who translated it into English) 😀

Excited! ^^

hanny
WANT TO SHARE WITH SOMEONE WHO NEED THIS?

Last weekend, I bought a cupcake tin and decided to make cupcakes! For my first attempt, I took a simple chocolate cupcake recipe and make some adjustments:

Basic Chocolate Cupcake Recipe:

  • 150g butter (unsalted)
  • 150g castor sugar (but I reduced it to 100 g because I don’t want it to be too sweet)
  • 175g self raising flour
  • 3 eggs
  • 2 tbsp cocoa powder (I used hazelnut-flavored cocoa powder)
  • 1 tsp vanilla extract (but I reduced it to 1/2 tsp to make the cocoa fragrance stands out)

Beat with electric mixer until it’s light and creamy, then divide it evenly into the 12-cupcakes tin, bake for around 20 minutes, 160oC.

I thought I might have some cupcake papers at home, but turned out I didn’t. That’s the explanation for the quite-flat appearance of the cupcakes, as when the dough developed, it spilled to the tin’s surface 😀

Well, to save it, I trimmed each cupcake a bit and layered the surface with my own recipe of coffee-Baileys butter cream.

Coffee-Baileys butter cream:

  • 100g butter
  • 50g castor sugar (you can add more sugar later to the mixture if you like sweeter cream)
  • 1/4 cup of coffee-flavored Baileys
  • 4 tbsp of coffee; liquid (I used Kopi Aroma :D)

Beat with electric mixer until it turned into a perfect butter cream.

So, there you go, cupcake! ^^

Surely I need more training on decorating with butter cream! 😀

I put it on the fridge (I like it cold) and brought it to the office for this morning’s breakfast.

Those cupcakes were gone quite fast!

hanny
WANT TO SHARE WITH SOMEONE WHO NEED THIS?

Banyak orang yang bilang, kalau mau merencanakan jalan-jalan lebih baik tentukan tujuan dulu, lalu menabung untuk bisa sampai ke tempat tujuan. Nggak salah, memang. Tapi kalau saya lebih suka sebaliknya. Lihat dulu dana liburan ada berapa. Lalu mencari tahu, dengan dana yang ada itu, cukupnya dipakai pergi ke mana. Buat saya pendekatan yang terakhir ini lebih praktis.

Maka, begitulah 🙂 Setiap bulan, saya menyisihkan sebagian pendapatan untuk “tabungan jalan-jalan”. Setelah dalam beberapa bulan merasa jenuh dan membutuhkan liburan, saya intip tabungan jalan-jalan saya itu untuk mengetahui berapa jumlahnya. Lalu saya cari tahu, bisa sampai ke manakah saya dengan dana jalan-jalan yang dimiliki.

Menyicil liburan sambil menunggu pundi-pundi jalan-jalan menggembung juga bisa menjadi proses yang menyenangkan. Kalau langsung dibayar sekaligus mungkin memang terasa berat. Tapi kalau dicicil sedikit-sedikit, rasanya jadi lebih ringan. Bulan pertama biasanya diawali dengan membeli tiket pesawat dulu ke tempat tujuan. Bulan depannya membayar akomodasi di tempat liburan. Bulan ketiga menyisihkan dana untuk konsumsi dan transportasi selama jalan-jalan. Uang yang terkumpul di bulan keempat bisa dipakai berbelanja saat liburan nanti.

Pulang liburan, dana jalan-jalan kembali ke nol. Kosong lagi. Jadi, yang harus dilakukan adalah: merencanakan liburan berikutnya! Karena dengan demikian, kita akan lebih semangat bekerja untuk mengisi kembali pundi-pundi liburan! 😀

hanny
WANT TO SHARE WITH SOMEONE WHO NEED THIS?

The Gemini woman is vibrant and exciting but easily bored. She is always looking for something new and favors variety in everything. She probably has multiple interests but none will hold her attention for very long. Her mental complexity is however sometimes misinterpreted as being ambiguous or shallow but she is deep thinking. Though she thinks too much, her downfall is that she feels too little. For as many downfalls this gives it also has it perks. Your Gemini is never overly emotional or draining. She will not move to control you and will always give you space.

Charming and clever she will be a straightforward and flexible lover. She’s light and has a personality many find appealing. She is not the easiest sign in the zodiac to seduce though. The twin nature of the Gemini woman is always prominent. One second she could be all for whatever and whomever and the next, she doesn’t want to be bothered. To seduce her you need to think outside of the box. Rethink your entire approach and adjust your skills of persuasion. She will see through any half-hearted or shallow attempt to win her favor. If she does she see through you she will laugh wholeheartedly in your face and at your failure.

She will leave your head spinning and your area below the belt screaming for more. She makes your life interesting and you will wonder how you ever got along without her before. Try to keep up with her. She will take you on an amazing adventure.

— Gemini woman’s sextrology, sent by a friend early this morning

hanny
WANT TO SHARE WITH SOMEONE WHO NEED THIS?

Pada sekian ingatan tentangnya, matamu masih saja menurunkan hujan.

Aku sering berkata, kalian berdua nampak lucu bersama. Kamu tersenyum, dia merona. Kamu selalu berkata bahwa dia adalah satu-satunya yang tetap tinggal ketika yang lain pergi. Dia bilang kamu satu-satunya orang yang pernah melihatnya menangis. Mungkin memang hanya kamu dan dia yang tak bisa melihatnya. Sesuatu yang jelas terlihat bagi semua orang kecuali kalian berdua:

kalian jatuh cinta.

Pada sekian ingatan tentangmu, wajahnya masih saja basah.

Aku sering berkata, kalian tidak seharusnya begini. Tetapi kamu enggan memulai, sementara dia enggan mengakhiri. Aku sering bertanya, mengapa kalian takut bahagia. Kamu bilang kamu tidak takut bahagia. Kamu hanya takut kecewa. Lalu kamu menatapnya. Dia memalingkan wajahnya, menyalakan sebatang rokok, dan tidak mengatakan apa-apa.

Silence is a girl’s loudest cry.

hanny
WANT TO SHARE WITH SOMEONE WHO NEED THIS?
Hanny illustrator
Hi. I'm HANNY
I am an Indonesian writer/artist/illustrator and stationery web shop owner (Cafe Analog) based in Amsterdam, the Netherlands. I love facilitating writing/creative workshops and retreats, especially when they are tied to self-exploration and self-expression. In Indonesian, 'beradadisini' means being here. So, here I am, documenting life—one word at a time.

hanny

TAKE WHAT YOU NEED
VISIT THE SHOP