Kamu sendiri sudah merupa kejutan yang datang terlalu dini. Bahkan hingga kini; setiap harinya aku masih selalu bisa menemukan percik kembang api dengan warna dan konfigurasi berbeda yang kamu ledakkan di langit hatiku.

Ini seperti perjalanan pukul tiga dini hari, dengan bantal di pangkuan dan gelap di luar; dari balik jok belakang mobil yang temperaturnya terlalu dingin. Saat kita menengadah pada terbitnya matahari di puncak tertinggi candi; alih-alih mengagumi yang terbenam.

Yang sudah lalu adalah pelajaran, yang belum terjadi adalah pengharapan.

Ini bukan tentang malam yang dihabiskan dalam terang lilin, denting piano, dan secangkir Earl Grey yang terus mengalir dari dalam poci — empat belas lantai di atas tanah. Ini juga bukan tentang pagi berkabut di atas kapal Cina menyusuri pilar-pilar kapur dengan pantai-pantai kecilnya yang berpasir putih.

Ini tentang kamu — yang setiap harinya masih saja meletakkan semangka kuning di rak yang kulewati ketika hendak menuju anjungan tunai mandiri. Kamu, yang menebarkan wangi butter dan karamel setiap kali aku sedang mengantri karcis di bioskop. Kamu, yang hadir dalam secangkir chilled matcha dan hazelnut latte atau menyelinap ke dalam kisi-kisi pendingin ruangan di kamarku sebagai aroma therapy Country Walk.

Ini tentang kamu — yang dengan lucunya masih seringkali menyamar menjadi tomat ceri dalam semangkuk saladku.

hanny

9 Responses

  1. ::: kali ini tulisannya seperti biasa, tersembunyi…^_^

    ::: dan kali ini, aku terkejut,,, tampilan blognya sekarang berbeda bget… ^_^v… redup, gelap, teduh, dan adem… ^_^v… mba Hanny dulu adalah alasan dan inspirasi pertamaku ^-^,, xixi ^-^

    1. aaaaa ini tampilan blog favoritku, dulu sempat ganti-ganti tapi akhirnya balik lagi ke theme hemingway ini, keburu jatuh hati 😀 and you’re too kind *blush* jadi maluuuu 😀 *peluk-peluk*

If you made it this, far, please say 'hi'. It really means a lot to me! :)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WANT TO SHARE WITH SOMEONE WHO NEED THIS?

READ MORE:

Screenshot 2022-12-08 at 12.43.17
This year, I learned to accept the days when I don't feel motivated, tired, or a bit grumpy. I learned to allow myself to sit with this feeling instead of feeling guilty about it and forcing myself to be productive, socialize, or just get things done.
Photo by Georgia de Lotz on Unsplash
In the end, self-care is not always about doing the things that make us feel good or give us instant gratification. It's also about doing the RIGHT thing: something that is good for us in the long run—even if it may feel hard at times.
Hanny illustrator
Hi. I'm HANNY
I am an Indonesian writer and an artist/illustrator based in Amsterdam, the Netherlands. I love facilitating writing/creative workshops and retreats, especially when they are tied to self-exploration and self-expression. In Indonesian, 'beradadisini' means being here. So, here I am, documenting life—one word at a time.

hanny

TAKE WHAT YOU NEED
VISIT THE STUDIO