Adalah kupu-kupu; yang dipercaya sebagai jejak jiwa mereka yang telah berada di dunia berbeda.
Mereka yang tak lagi berada di ruang dan waktu yang sama, namun telah menyentuh kehidupan kita dalam berbagai cara.
Mereka yang telah membuat kita merasa seakan kita tak pernah bisa menjadi orang yang sama lagi seperti sebelumnya.
Mereka yang membuat kita menjadi diri kita yang sekarang ini—ketika mereka menyentuh kita dengan kenangan akan cinta…

Adalah kupu-kupu; yang menyapa pada hari-hari paling kelam dan membuat kita menangis bahagia.
Bahwa jejak-jejak yang pernah tinggal dari masa lalu tidak akan pernah terhapus dan akan selalu ada.
Beterbangan di sekeliling kita seperti kupu-kupu; jejak jiwa mereka yang kita cintai—dan mereka yang menyayangi kita.

Maka simpanlah kupu-kupu itu dalam hatimu; lindungi sayapnya agar dapat terus mengitarimu dengan cinta.
Dekatkan kupu-kupu itu di hatimu, dan semoga cinta yang ada itu akan bertahan bersamamu, selamanya…
Hingga tiba waktunya, ketika suatu hari nanti—pada hari yang paling indah di dunia, kita akan bersua.

*untuk kenangan-kenanganmu, mereka yang mencintaimu, dan mereka yang kamu cintai. I am gonna miss you, much. mwah,mwah!

hanny

3 Responses

If you made it this, far, please say 'hi'. It really means a lot to me! :)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WANT TO SHARE WITH SOMEONE WHO NEED THIS?

READ MORE:

cup edited - polarr
Do you often find yourself feeling guilty about taking some time to rest? "We all need rest, not because it makes us more productive at our jobs, but because it makes us happier, healthier, more well-rounded people," wrote Homan.
lia-stepanova-VAqHDioGBIs-unsplash
While most of us think of the past as something that happens behind us and the future lies ahead of us, for the Aymara people, it's the other way around. The Aymara people see the past as something that lies ahead of us, and the future as something that lies behind us.
Hanny illustrator
Hi. I'm HANNY
I'm a published writer and a writing/creative workshop facilitator based in Amsterdam, the Netherlands. In Indonesian, 'beradadisini' means being here. So, here I am, documenting life—one word at a time.

hanny

TAKE WHAT YOU NEED
WRITE & WANDER
THE JOURNALING CLUB