Twitter bisa menjadi sumber kebajikan yang luar biasa. Episode kecil yang terekam di Twitter sore ini antara @litaaja dan @arisaja bisa memberikan ilustrasi bagi pepatah di atas. Ya, hati boleh panas, tetapi kepala harus tetap dingin. Janganlah terburu emosi 😀

hanny

7 Responses

  1. si ibu itu sabar ya mbak, soale kalo saya mengalami kejadian seperti itu pasti langsung misuh, sedangkan si ibu dalam tulisan sampeyan ini masih dengan sabar mengetik prolog panjang hanya untuk mengumpat kata “bodoh” 😆

    1. Err… ya, saya? 😀
      Sebetulnya sih bengong dulu. Cuma kepikir komentar ‘bodoh’. Tapi toh akhirnya cerita juga kenapa bilang bodoh hehehe…

If you made it this, far, please say 'hi'. It really means a lot to me! :)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WANT TO SHARE WITH SOMEONE WHO NEED THIS?
Share on whatsapp
Share on email
Share on twitter
Share on pinterest
Share on facebook
Share on linkedin

READ MORE:

Hanny illustrator
Hi. I'm HANNY
I'm a published writer and a writing/creative workshop facilitator based in Amsterdam, the Netherlands. In Indonesian, 'beradadisini' means being here. So, here I am, documenting life—one word at a time.

hanny

TAKE WHAT YOU NEED
WRITE & WANDER
THE JOURNALING CLUB