Benar kata Gage (lelaki yang ‘katanya’ meletup-letup itu, hihihi): “Dunia itu besar, persahabatan yang membuatnya kecil“.

Dan di dunia blog, mungkin begini tepatnya: “Dunia itu besar, blog yang membuatnya kecil”.

Karena setelah luntang-lantung tak tentu arah mencari keberadaan novel Olenka-nya Budi Darma, ternyata kok ya melalui blog-lah akhirnya saya bisa mendapatkannya 🙂

Iya, hari Selasa kemarin saya sempat ketemu dengan Eva blogger asal Palu yang sedang main ke Jakarta dan kawannya, Heri. Mereka tergabung dalam rombongan beranggotakan sebelas orang yang hendak hiking ke Gunung Gede, Bogor.

Selasa malam itu, mereka baru kembali dengan kaki dan badan pegal-pegal.

“Heran, ya. Buat apa orang naik gunung terus pas sudah sampai puncak turun lagi. Kaki pegal-pegal pula,” seloroh Eva ketika kami nongkrong-nongkrong di Starbucks dekat Djakarta Theatre malam itu.

Seraya nongkrong-nongkrong itulah dengan baik hatinya Eva membawakan saya novel Olenka! Yang langsung saya sambut mesra (dan sudah selesai saya baca dalam satu hari saja). Wah, ini benar-benar kejutan! Sudah entah dari tahun kapan saya mencari-cari Olenka dan belum pernah berhasil mendapatkannya… eh, hari ini kok didapatkan jauh-jauh dari Palu 🙂

“Di Palu sering mati lampu, jadi agak susah nge-blog,” kata Eva lagi, waktu kami ngobrol-ngobrol soal blogging.

Pada kesempatan ngopi-ngopi itu, saya juga sempat menunjukkan seperti apa sih SMS blog-nya Ndoro Kakung, yang bisa daftar itu, dan pesannya langsung dikirim dari handphone Ndoro 😀

“Wah, sudah kayak seleb, ya!” kata Heri sambil tertawa.

Malam itu kami berpisah sekitar pukul delapan, setelah puas tertawa-tawa, karena Eva dan Heri kabarnya hendak menuntaskan photo session mereka di kawasan Kota Tua. (Saya tunggu foto-fotonya, lho!)

Evaaa, terima kasih Olenka-nya! 🙂 Ah, kalian!!!

PS: Ayo, coba tebak. Yang mana Eva dan yang mana Heri. Hehehe.

hanny

27 Responses

  1. hehe saya juga baru mendapat pinjaman buku panduan yg melegenda tapi belum pernah saya baca… to kill a mocking bird… hahaha basi banget yah? 😀

  2. waduh, ternyata sudah diposting, hihihihi…..

    eh ralat dikit ya, yg datang dari palu cuma eva, sementara saya sampai detik ini ya memang menetap di Jakarta

    Mau nebak ah, heri itu yang cowok cakep lagi nunduk itu loh, hahahahaha….. *gubraks*

  3. siapa yang menyangka ketemu di blog kemudian jadi teman akrab di dunia nyata? 😉

    yang pasti saya sangat senang dengan teman-teman blogger. dan bangga bisa menjadi blogger… ^^

  4. @ sky: gpp, mending telat daripada tidak sama sekali 🙂

    @gage: ntar ya, kalo kamu sudah pulang hehehe 😀

    @ndoro: wohhh, dapet downline lagi dong 🙂

    @hedi: ayo, kapan mas hedi 😀 *nantangin*

    @trendy: tentang seorang lelaki yang “mengejar” seorang perempuan bernama olenka, dan dalam proses mengenali si olenka, lelaki ini justru lebih mengenali dirinya sendiri 😀 best-seller mungkin tidak, tapi best-written *subjektif, saya penggemar Budi Darma* 🙂

    @kutaraja: ah, salam kenal juga! 🙂

  5. ayem kaming, mbak han *twiinkk*
    diriku yang ambil potownya, je……… 😛
    ga ada di situh pokoke, hehehehehehe..

    sangat senang bertemu dirimu, mbak han..
    terima kasih traktirannyah…. dan silang jalannya
    glad that you’re glad.. 😉

  6. “Dunia itu besar, blog yang membuatnya kecil”

    …. Informasi sangat banyak, sehingga sulit utk menelusurinya cukup memakan waktu

    Tontonlaa Dunia Dalam Berita !! 😀
    waspadalaa…waspapadalahh…

    ***duh…. ngomong apa seh barusan… ***

  7. Eww baru denger novel ini…kalo liat design dan judulnya, 1 genre ma “Saman’nya Ayu Utami ga ya? CMIIW…

    Liat Pic, nebak : Eva kyknya yg ada sedotannya itu deh… arghkghgk…
    *berlalu sebelum ditimpuk..

If you made it this, far, please say 'hi'. It really means a lot to me! :)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WANT TO SHARE WITH SOMEONE WHO NEED THIS?

READ MORE:

cup edited - polarr
Do you often find yourself feeling guilty about taking some time to rest? "We all need rest, not because it makes us more productive at our jobs, but because it makes us happier, healthier, more well-rounded people," wrote Homan.
lia-stepanova-VAqHDioGBIs-unsplash
While most of us think of the past as something that happens behind us and the future lies ahead of us, for the Aymara people, it's the other way around. The Aymara people see the past as something that lies ahead of us, and the future as something that lies behind us.
Hanny illustrator
Hi. I'm HANNY
I am an Indonesian writer and an artist/illustrator based in Amsterdam, the Netherlands. I love facilitating writing/creative workshops and retreats, especially when they are tied to self-exploration and self-expression. In Indonesian, 'beradadisini' means being here. So, here I am, documenting life—one word at a time.

hanny

TAKE WHAT YOU NEED
VISIT THE STUDIO