The supergirl got ill.

Saya jatuh sakit pada akhir pekan. Jenis sakit yang membuat saya menderita. Jika ada yang menyentuh saya, tulang-tulang saya terasa ngilu. Apalagi jika harus terkena tetesan air dingin! Seperti ditusuk-tusuk jarum 🙁 Bayangkan bagaimana sedihnya saya, karena saya sangat suka mandi … Saya pun menghabiskan sepanjang akhir pekan berbaring di tempat tidur dengan 3 lapis…

Read More

Au Nom de la Lune

Saya memandangi bulan malam itu dan memikirkan kamu. Tiba-tiba sebuah pola yang nyaris tak terlihat menggores permukaan bulan, membentuk baris-baris kata yang berbunyi: “I’m not here”. Bahkan bulan tidak lagi bisa mengkompensasi ketidakhadiran kamu di sini.

Read More

Comprends-tu

Sepi ternyata bisa menjadi seribu kali lebih kejam ketika kamu menghujani saya dengan beribu pertanyaan mengenai status FS saya yang berbunyi: “It’s complicated.” Saya pikir kamu akan mengerti jika saya katakan, “Single but absolutely not available (yet)” atau “Physically single, mentally married, spiritually in love”. “Ck, serius dong,” demikian kamu selalu menimpali, seolah-olah saya melontarkan…

Read More

Kisah Kecil tentang POJOK

Pagi itu, gambaran dunia meledak dalam benaknya yang menyesak. Such a compact world, pikirnya, sambil mengirimkan SMS ke sebuah nomor yang nyaris hangus dibakar cemburu. Pertanyaan itu terlontar ketika kopi mereka tinggal menyisakan seonggok ampas di dasar gelas: bagaimana jika dunia ini berbentuk segiempat, dengan empat pojok di setiap sudutnya? The Coffee Bean & Tea…

Read More

The Other Side of The Coin

Ternyata kamu tidak baik-baik saja. Saya selalu berpikir bahwa kamu termasuk salah seorang yang paling beruntung di dunia, tetapi ternyata benar bahwa tak ada orang yang memiliki segalanya. Bahwa waktu memberikan pelajaran pada saat-saat yang paling tidak disangka-sangka. Bahwa hidup ternyata bisa memutarbalikkan keadaan semudah membalikkan telapak tangan. Bahwa cinta bisa melakukan apa saja, termasuk…

Read More

Buat Kamu

Andai kamu tahu, bahwa ketika masa lalu, masa kini, dan masa depan saya digeletakkan di tengah sebuah meja kopi, kamu menjelma dalam secarik kartu dengan lambang ratu dan hati merah. “Ada cinta yang masih diperjuangkan, satu masalah yang terus mengganggu pikiranmu selama ini…” Dia bukan seorang peramal–tetapi seorang psikolog yang ahli dalam hipnoterapi klinis; dan…

Read More

One Lunch, As Promised – Part 2

Tidak sampai 3 minggu setelah saya mem-posting ini, saya bertemu dengan dia. Seharusnya saya bertemu dengan kawannya; yang entah kenapa pada hari itu tidak jadi datang. Mungkin di sana ada campur tangan Tuhan. Akhirnya, hari itu, dia yang menyapa kejemuan saya. Kami bercipika-cipiki, berbasa-basi, ketawa-ketiwi, dan saya bersikap seolah tak pernah ada yang terjadi. Kemudian…

Read More