Ternyata kamu tidak baik-baik saja.

Saya selalu berpikir bahwa kamu termasuk salah seorang yang paling beruntung di dunia, tetapi ternyata benar bahwa tak ada orang yang memiliki segalanya.

Bahwa waktu memberikan pelajaran pada saat-saat yang paling tidak disangka-sangka. Bahwa hidup ternyata bisa memutarbalikkan keadaan semudah membalikkan telapak tangan. Bahwa cinta bisa melakukan apa saja, termasuk membuat seseorang rela menukarkan biaya hidup sebulan dengan berbotol-botol minuman pada satu kesempatan.

Ternyata euforia semalam yang dihabiskan bersama kekasih dan kawan-kawan cuma menyisakan perasaan mual berkepanjangan. Kamu terbangun dalam keadaan hangover dan menyadari bahwa kamu masih harus bertahan hidup selama satu bulan–tanpa uang dan pekerjaan.

Kamu berpikir bahwa setidaknya, kamu masih memiliki cinta. Tetapi jika cinta yang kamu maksud adalah cinta yang sama dengan jenis cinta yang membuat kamu kehilangan segalanya…
mungkin kita bicara mengenai cinta dalam pengertian yang berbeda.
Sangat berbeda.

Atau mungkin cinta memiliki seribu wajah di balik sebentuk hati berwarna merah muda yang nampak innocent dan imut-imut itu.

IMG. http://upload.wikimedia.org/wikipedia/de/f/f2/Absolut-vodka-bottle.jpg

hanny

If you made it this, far, please say 'hi'. It really means a lot to me! :)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WANT TO SHARE WITH SOMEONE WHO NEED THIS?

READ MORE:

cup edited - polarr
Do you often find yourself feeling guilty about taking some time to rest? "We all need rest, not because it makes us more productive at our jobs, but because it makes us happier, healthier, more well-rounded people," wrote Homan.
lia-stepanova-VAqHDioGBIs-unsplash
While most of us think of the past as something that happens behind us and the future lies ahead of us, for the Aymara people, it's the other way around. The Aymara people see the past as something that lies ahead of us, and the future as something that lies behind us.
Hanny illustrator
Hi. I'm HANNY
I'm a published writer and a writing/creative workshop facilitator based in Amsterdam, the Netherlands. In Indonesian, 'beradadisini' means being here. So, here I am, documenting life—one word at a time.

hanny

TAKE WHAT YOU NEED
WRITE & WANDER
THE JOURNALING CLUB