Mungkin ada lebih dari 60 akhir dalam sehari, atau bahkan lebih. Pada helaan napas (00′:01″), sebaris kicauan yang berbisik di lini masa (00′:03″), satu putaran Owl City dalam Vanilla Twilight (03′:52″), secangkir kopi yang menyisakan ampas di dasar gelas (10′:00″), kue-kue yang mengembang dalam panggangan (45′), jam kerja (9), satu hari ketika langit berada dalam peralihan gelap-terang (24).

Dan begitulah, pada dasarnya kita telah terbiasa pada yang berakhir. Yang habis. Pada perpisahan. Pada hal-hal yang tertinggal. Yang terlupakan. Dan kita menyimpan ingatan: akan hal-hal yang sungguh-sungguh pernah terjadi, dan juga kenangan: residu ingatan yang sudah didaur ulang; yang menyimpan memori akan hal-hal yang pernah terjadi sebagaimana kita ingin mengingatnya.

Pada kesekian akhir itu, aku mengingatnya seperti perpisahan kita yang berkali-kali di bandara-bandara yang jauh. Aku hanya akan bersabar hingga aku melihatmu lagi. Karena bahkan sebuah perpisahan pun memiliki akhir.

hanny

5 Responses

If you made it this, far, please say 'hi'. It really means a lot to me! :)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WANT TO SHARE WITH SOMEONE WHO NEED THIS?

READ MORE:

cup edited - polarr
Do you often find yourself feeling guilty about taking some time to rest? "We all need rest, not because it makes us more productive at our jobs, but because it makes us happier, healthier, more well-rounded people," wrote Homan.
lia-stepanova-VAqHDioGBIs-unsplash
While most of us think of the past as something that happens behind us and the future lies ahead of us, for the Aymara people, it's the other way around. The Aymara people see the past as something that lies ahead of us, and the future as something that lies behind us.
Hanny illustrator
Hi. I'm HANNY
I'm a published writer and a writing/creative workshop facilitator based in Amsterdam, the Netherlands. In Indonesian, 'beradadisini' means being here. So, here I am, documenting life—one word at a time.

hanny

TAKE WHAT YOU NEED
WRITE & WANDER
THE JOURNALING CLUB