Gempur dan keluarganyaIni kabar gembira buat kami semua, dan tentunya untuk kawan-kawan yang selama ini aktif membantu Coin A Chance! sebagai Coiners maupun Coin Droppers. Gempur–anak pertama yang menerima bantuan dari Coin A Chance!, akhirnya lulus ujian SD dengan NEM 25! Ibunya Gempur langsung menelepon, khusus untuk mengabarkan hal ini, tertawa-tawa senang bercampur haru.

Gempur pernah berkata kepada kami bahwa ia ingin masuk SMPN 2 Pamulang (Dolang). Untuk masuk SMP Negeri ini, NEM yang disyaratkan minimum adalah 22. Dan Gempur lulus dengan NEM 25! Lebih dari cukup untuk masuk SMPN Dolang!!!

Gempur sudah membuktikan kepada kita semua, bahwa dengan koin-koin yang kita kumpulkan untuk biaya sekolahnya, ia sudah berusaha dengan sungguh-sungguh untuk kemudian lulus ujian dengan nilai yang memuaskan!

Terima kasih untuk kawan-kawan semua, ya! Koin-koin kalian turut memotivasi Gempur untuk terus belajar. Kelulusannya adalah tanda terima kasih Gempur untuk kawan-kawan semua.

Gempur, selamat, ya! Kamu bikin kami semua bangga! 🙂

hanny

22 Responses

  1. Waaahh selamat, gempur!!
    Selamat juga buat coin a chance! 😀

    Hanny, kapan ada penerimaan koin lagi? Itu celenganku tak sabar minta diserahkan *halah* Eh tapi serius ini 😀

  2. waaaaah selamat untuk gempur. selamat juga buat CaC yang berhasil membantu gempur dalam membangkitkan semangat belajarnya 😉

  3. Sukses ya buat CaC…

    di kantor kami juga sekarang ikut2an bikin CaC nih, tapi cuma buat bantu2 anaknya cleaning service aja sih

If you made it this, far, please say 'hi'. It really means a lot to me! :)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WANT TO SHARE WITH SOMEONE WHO NEED THIS?

READ MORE:

The view from De Klok
I took another digital detox this weekend—I limited myself to a 5-minute screen time on Saturday and Sunday to quickly check my business account. I closed my social media account for the rest of the days.
Unsplash
We tend to shape our memories of them based on the limited time we spend with them—and our memories of them, over time, will be replaced with one single word, one single interaction, or one single feeling.
Hanny illustrator
Hi. I'm HANNY
I am an Indonesian writer/artist/illustrator and stationery web shop owner (Cafe Analog) based in Amsterdam, the Netherlands. I love facilitating writing/creative workshops and retreats, especially when they are tied to self-exploration and self-expression. In Indonesian, 'beradadisini' means being here. So, here I am, documenting life—one word at a time.

hanny

TAKE WHAT YOU NEED
VISIT THE STUDIO