Ada yang ‘nyampah’ di blog teman saya. Saya hanya bisa geleng-geleng kepala. Kok pada nggak malu ya, buang sampah sembarangan? Anehnya, nampaknya mereka malah bangga, karena tak segan-segan menyebut nama.
A sestina about a slow-burning encounter and sensually-charged day that unfolds between two people, where ordinary groceries mirror growing intimacy and desire.
2 Responses
Hayo jangan buang sampah sembarangan :), ini nyampah juga gak ya he..he..he…
hanny: “nggak, kok 🙂 yang ini namanya ‘mampir’ hihihi”
buang sampah sembarangan bisa didenda pemda lo 😛