• The Lemongrass Journey (6): Hanoi

    Hanoi di malam hari begitu menyenangkan. Trotoar sepanjang Old Quarter yang penuh dengan muda-mudi yang modis, lampu-lampu yang berkelap-kelip dan berpendar-pendar, bangunan-bangunan bergaya kolonial, suara musik dan percakapan orang-orang… semuanya membuat kota ini begitu hidup dan hangat; mengingatkan kita pada kota Bandung. Dari penginapan kita di Especen, kita berjalan kaki beberapa menit saja menuju Old

    Continue Reading
  • The Lemongrass Journey (5): Lan Ha Bay

    Terbangun menjelang pukul setengah enam pagi, kita beranjak ke beranda untuk memandangi kabut dan perbukitan di sekitar Cat Ba Town. Suara sayup-sayup lagu kebangsaan Vietnam dari pengeras suara; suhu udara yang berkisar antara 17-18 derajat Celcius; langit yang ungu-kelabu; angin lembap dan rinai gerimis yang menyapu wajah kita… semuanya berbaur dengan kehangatan secangkir kopi dan

    Continue Reading
  • The Lemongrass Journey (4): Cat Ba Island

    Pagi itu, kita meninggalkan Hồ Chí Minh City dan bergegas menuju pelabuhan udara. Tujuan kita berikutnya: Cat Ba Island di Utara Vietnam. Pulau kecil inilah salah satu akses menuju gugusan batuan kapur yang mengagumkan di Ha Long Bay; dan dapat ditempuh lewat ibukota Vietnam, Hanoi. Berjejal dalam penerbangan domestik JetStar bersama para penduduk lokal dan

    Continue Reading
  • The Lemongrass Journey (1): Saigon

    Saya cemas. Hampir pukul sembilan malam; dan pemandangan kota Saigon sudah mulai terlihat dari ketinggian; menyerupai jalinan jaring laba-laba dengan titik-titik cahaya yang terjalin rapi. Pesawat yang kita tumpangi hampir mendarat di bandara internasional Tân Sơn Nhất di kota Saigon / Sài Gòn (SGN); atau yang kini lebih dikenal dengan Hồ Chí Minh City (HCMC).

    Continue Reading
  • Tentang Perjalanan

    Mungkin nggak banyak yang bisa kukatakan tentang perjalanan itu. Atau mungkin malah terlalu banyak, sehingga kata-kata saja nggak akan pernah bisa memberikan makna yang serupa. Tetapi setidaknya, selalu ada jejak-jejak yang tertinggal. Seperti koral dan pasir putih di Monkey Island, pada penghujung pelayaran kita menelusuri Lan Ha Bay pagi itu. Kenyataannya, memang nggak mungkin kita

    Continue Reading