Cerita Noor

“Semua orang nggak setuju waktu gue mau menikah sama orang Indonesia. Mereka bilang laki-laki Indonesia jahat-jahat,” kata Noor. Saat itu ia tengah menyikat tumit kanan seorang perempuan Indonesia keras-keras. Terdengar bunyi kecipak pelan ketika Noor meletakkan tumit yang sudah halus tadi ke dalam bak cuci. Ia kemudian membasuhnya dengan air hangat yang telah dicampur garam…

Read More

:: liburan gila di singapura (5. tamat juga cerita ini)

Pukul 8 pagi ketika saya berdiri di depan wastafel, menyikat gigi. Hari Sabtu pagi itu diawali dengan langit sedikit mendung dan sekotak jus jeruk. Sebentar lagi, perjalanan yang padat akan segera dimulai kembali. Setelah berganti pakaian, saya pun naik lift menuju lantai 3, menuju kamar Chika dan Nia. Seraya menunggu Chika dan Nia bersiap-siap, saya…

Read More

:: liburan gila di singapura (4. jadi turis sehari)

Siang itu, kami menuju restoran Palm Beach Seafood di One Fullerton Road, yang terletak persis berdampingan dengan Merlion—patung singa dengan air yang memancar keluar dari mulutnya. Iya, Merlion. Monas-nya Singapura. Ada orang yang bilang, belum sah rasanya ke Singapura jika belum ke Orchard dan belum mengambil foto-foto di Merlion. Di Palm Beach Seafood, kami sudah…

Read More