Traveling companion.

A good traveler has no fixed plans, and is not intent on arriving | Lao Tzu Ada rencana-rencana yang sudah kita bicarakan. Rencana-rencana yang kemudian berantakan di tengah jalan. Lalu kita menyusun rencana-rencana baru. Daftar yang

Read More

On Love.

Alain de Botton, 2006 | 240 pages Ada sesuatu yang luar biasa manusiawi dari On Love. [SPOILER ALERT:] The book tells a journey of falling in and out of love. Dan begitulah yang terjadi di dunia

Read More

Jatuh cinta itu seperti Polaroid.

“Falling in love should be like Polaroids. Instant,” begitu kata teman saya di WhatsApp. Mungkin dia benar. (Setelah saya pikir-pikir, sebenarnya saya juga sudah tahu bahwa saya akan jatuh cinta sama kamu setelah kita ngobrol selama

Read More

tentang senyap.

Pada sekian ingatan tentangnya, matamu masih saja menurunkan hujan. Aku sering berkata, kalian berdua nampak lucu bersama. Kamu tersenyum, dia merona. Kamu selalu berkata bahwa dia adalah satu-satunya yang tetap tinggal ketika yang lain pergi. Dia

Read More

it begins with you.

It’s going to be a silent beginning. Woke up early in the morning to bake some cakes, having fun with mixers, flours, measurement spoons and old recipe books. And then stayed lazily in bed throughout the

Read More

ended.

Mungkin ada lebih dari 60 akhir dalam sehari, atau bahkan lebih. Pada helaan napas (00′:01″), sebaris kicauan yang berbisik di lini masa (00′:03″), satu putaran Owl City dalam Vanilla Twilight (03′:52″), secangkir kopi yang menyisakan ampas

Read More

Something Opens Our Wings

Sebelum bertemu kamu, aku bahkan tak tahu bahwa aku punya sayap. Something opens our wings Something makes boredom and hurt disappear Someone fills the cup in front of us We taste only sacredness – taken from

Read More

things I didn’t say that evening.

Malam itu tergesa. Aku gugup. Kombinasi antara pemikiran bahwa malam ini aku akan terjaga hingga dini hari, kecemasan akan esok hari yang melelahkan karena panjangnya akan lebih dari 24 jam, dan kegelisahan karena akan bertemu kamu.

Read More

Will You Still Love Me When I’m 64?

Nggak tau. Aku nggak tau apakah lima puluh tahun lagi aku masih akan tetap mencintai kamu (seperti lagu yang belakangan ini sering diputar di radio pagi-pagi dan terpaksa kudengarkan ketika sedang berada di dalam taksi). Dan

Read More

The pavement of our lives.

Dan langkah-langkah kita adalah detak yang menahan waktu agar berjatuhan sedikit lebih pelan. Seperti gerimis yang bisa nampak sebagai jarum-jarum halus atau butiran embun—tergantung seberapa cepat jantung kita berdegup. I’ll close my eyes, I’ll find you

Read More

tentang kamu

Kamu sendiri sudah merupa kejutan yang datang terlalu dini. Bahkan hingga kini; setiap harinya aku masih selalu bisa menemukan percik kembang api dengan warna dan konfigurasi berbeda yang kamu ledakkan di langit hatiku. Ini seperti perjalanan

Read More

HongKong in February #5

I just love Kowloon! Ini adalah bagian dari HongKong yang selalu kubayangkan dalam angan-anganku: lampu-lampu yang berwarna-warni di atas restoran-restoran yang berasap, bangunan yang rapat, orang-orang yang memenuhi jalanan dan menyeberang beramai-ramai. Kota ini hidup, berdenyut,

Read More

HongKong in February #4

Meninggalkan The Peak di siang hari yang masih kelabu dan berkabut, aku kembali pada udara dingin dan angin yang bertiup semakin kencang di Central Pier. Star Ferry Terminus–menyeberang menuju Kowloon untuk menjelajahi Tsim Sha Tsui. Kurapatkan

Read More

HongKong in February #2

Merah itu menghangatkan. Menceriakan pukul delapan pagi di HongKong yang masih berkabut dan bersabut ungu-kelabu. Mengusir dingin pada suhu udara yang nampaknya jatuh ke titik lebih rendah selagi aku melewati Victoria Park menuju The Excelsior Hotel

Read More

HongKong in February #1

Hong Kong (香港). Tanpa kamu. Koper merahku nampak mencolok di atas MTR Airport Express yang nyaris kosong itu. Aku menempelkan hidung di jendela yang dingin, memandang ke luar dengan sedikit bosan, mengabaikan peta yang tergeletak di

Read More

Hadiahi Aku Langit Malam!

The best gift someone could ever gave me is the clear view of the night sky–Hanny Sedari dulu, saya memang tergila-gila pada langit malam. Memandangi bintang atau bahkan langit malam yang gelap berawan, bisa memberikan kepuasan

Read More

dua puluh delapan

Kamu membuatku gugup waktu itu. Kita bertemu untuk yang pertama kali di tengah keramaian. Orang-orang di sekitar kita berteriak, tersenyum, tertawa, menyapa, menjepretkan kamera, berjabat tangan dan melambai sekaligus. Tergesa dan terburu menuju entah. Koridor itu

Read More