liturgi | liturgy

~ liturgi ~

suatu senja, ada upacara kecil pecah di atas mejaku. upacara-upacara sepatutnya sunyi. seperti doa-doa yang ditasbihkan dalam hati. kata-kata merinai di jendela. aku teringat akan candi-candi. perayaan tanpa suara. mantra-mantra yang mengalun diam di antara nyala ribuan lilin. mengingatkanku pada masa-masa yang jauh. sesuatu yang nyaris purba. orang-orang yang menengadah ke langit. merunduk ke bumi. lalu berdoa. karena mereka ingin. karena mereka ingat. upacara di mejaku adalah serupa pengingat tentang dirimu. juga untuk aku yang menginginkan kamu. namamu berjatuhan di atas kepalaku. ribuan keheningan. seperti doa-doa yang sampai ke tujuan. demi kemudian-kemudian dan kemungkinan-kemungkinan di masa yang akan datang, mataku terpejam. bibirku terkatup. hatiku terbuka.

~ liturgy ~

one evening, a small ceremony takes place on my desk. ceremonies are supposed to be still. like prayers, recited at heart. words are pouring down the window. my mind goes to the temples. soundless celebrations. silent chants, flowing among thousands of candlelights. reminding me of faraway moments. something that is almost ancient. people who look up to the sky. bow down to the earth. then pray. because they want to. because they remember. the ceremony on my desk is a kind of commemoration for you. and for myself, who longs for you. your name is falling on my head. thousands of quietudes. like prayers arriving at their destinations. in the name of upcomings and possibilities in the future, my eyes are closed. my lips are sealed. my heart is unlocked.

About these ads

12 Comments on “liturgi | liturgy”

  1. admin says:

    aaaaaaaaaaaaaaaaaaaak!

  2. diffaimajid says:

    saya suka gambar-gambar yang selalu ada di tiap postingan. itu hasil motret sendiri?

  3. apakah ini kelanjutan dari #28 hari

    you know mbak hanny ?
    situ sudah membuat saya ketagihan pada tulisan2 puitis mbak , dan akhirnya saya tidak bisa bercerai dengan blog ini :D

  4. tanggung jawab hahah beliin pulsa modem saya wkwkwkwk
    , di tunggu loh bukunya yang di toko buku heheh

  5. dodo says:

    subarashii

    marvelous

    keren…..

  6. [...] berjatuhan di atas kepalaku. Ribuan keheningan. Seperti doa-doa yang sampai ke tujuan. | Liturgi, [...]


Talk to me. Say hi. Leave traces.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 924 other followers