Starlit Sky.

I find happiness in simple things. Like living in a small town with an 80-hectare botanical garden at its city centre—a sanctuary for more than 15,000 species of trees and plants. It’s a small town with the highest number of rainy days (320 out of 365 days) in Java (or maybe in the world?), hence…

Read More

Jatuh cinta itu seperti Polaroid.

“Falling in love should be like Polaroids. Instant,” begitu kata teman saya di WhatsApp. Mungkin dia benar. (Setelah saya pikir-pikir, sebenarnya saya juga sudah tahu bahwa saya akan jatuh cinta sama kamu setelah kita ngobrol selama sekitar 10 menit. Well, mungkin nggak seinstan Polaroid, tapi buat saya, 10 menit itu rasanya cukup cepat.) Tetapi bahkan…

Read More

Breakfast at Tiffany’s.

Truman Capote, 1956 | 178 pages Ada banyak hal yang bisa hilang dari hidupmu, tapi tak semuanya akan membuatmu merasa kehilangan. Mungkin ini akan jadi kalimat pembuka yang pas ketika saya meminta kawan-kawan saya membaca karya klasik Capote, Breakfast at Tiffany’s. Kisah ini berawal dengan pertemuan seorang lelaki dengan seorang perempuan bernama Holly Golightly. Nama…

Read More

Fragrance of Love: Catatan dari Kedai Teh Lare Solo.

Semuanya nampak seperti serangkaian “kebetulan”. Seorang sahabat dari luar kota mengajak saya ‘sowan’ ke sebuah kedai teh mungil di kota tempat saya tinggal. Kedai teh yang belum pernah saya dengar namanya, dan belum pernah saya kunjungi sebelumnya. Di kedai teh ini, kami berbincang tentang banyak hal, seperti biasa. Dan selagi kami berbincang tentang kamu, pemilik…

Read More

Marchtography.

Short trips. Lovely weekends. Books. Paintings. Sketches. Taking pictures. Shopping for shoes and blazers. Cute things. Adorable moments. Winter days. Friends. Great laughs. You. March.

Read More

liturgi | liturgy

~ liturgi ~ suatu senja, ada upacara kecil pecah di atas mejaku. upacara-upacara sepatutnya sunyi. seperti doa-doa yang ditasbihkan dalam hati. kata-kata merinai di jendela. aku teringat akan candi-candi. perayaan tanpa suara. mantra-mantra yang mengalun diam di antara nyala ribuan lilin. mengingatkanku pada masa-masa yang jauh. sesuatu yang nyaris purba. orang-orang yang menengadah ke langit….

Read More

Painting is just another way of keeping a diary.

I’m back. Sketchbook, brushes and watercolors. A tiny collection, a very minimum supply. But I’m enjoying my time (a surplus of anything won’t guarantee your happiness), making a mess in my room. During weekends, the windows are wide open. The sunlight is pouring in. On weekdays, arriving at home late at night, I’m embracing the…

Read More

Wish You Were Here.

The Jakarta sky was shining above my head. It was 2 pm, a Sunday, some time in late December. The weather was hot and humid, as always. I stepped into the outdoors with my shirt, short pants, and flip-flops. I instantly fell in love with the potted plants and frangipanis. The unlit candles, floating silently…

Read More