ha. ha.

Coba perhatikan penjelasan Kominfo perihal ribut-ribut penayangan film bertema ‘queer’ (Q! Film Festival) di Goethe Institute ini; di sela-sela pemberitaan mengenai FPI yang akan menyerang gedung kebudayaan Jerman tersebut: Kalau ada kegiatan seni dan kebudayaan dengan tema reinkarnasi? Natal? Dewi Kwan Im? Dewa-dewi Hindu? Permainan bambu gila di Maluku? Film hantu feat. pocong dan suster…

Read More

Dang!

Waktu beresin lemari buku di akhir minggu, pandangan saya tertumbuk pada sebuah novel lama di rak tengah. Keluaran tahun 1986, terbitan Gramedia. Judulnya “Namaku Bayu” karya Teguh S. Hartono. Bayu, 13 tahun, terpaksa putus sekolah karena alasan klasik: nggak ada biaya. Emaknya hanya penjual lotek, dan bapaknya sakit. Konsentrasi Bayu adalah mencari uang untuk menghidupi…

Read More

yang tertunda.

Jika demikian, biarkanlah. Hati yang sudah pecah pun bisa dikumpulkan kepingannya. Lalu kepingan-kepingan berwarna-warni itu bisa ditempelkan pada sebuah stoples kue yang tutupnya sudah hilang, kemudian dijadikan vas bunga—untuk meletakkan seikat bunga matahari. Bunga-bunga itu akan nampak lucu, membuat ruangan yang paling suram sekalipun akan terlihat sedikit unyu. Maka, jika kita adalah kata-kata, jadikanlah kita…

Read More