The Lemongrass Journey (Epilogue)

I don’t need a lot of things
I can get by with nothing
Of all the blessings life can bring
I’ve always needed something
But I’ve got all I want
When it comes to loving you
You’re my only reason
You’re my only truth

(I Need You, LeAnn Rimes)

Jika kamu ingin mengenal seseorang dengan baik, bepergianlah dengannya.

Saya lupa di mana saya mendengar perkataan ini, tetapi saya rasa setiap perjalanan–terutama ke negeri-negeri yang sama sekali asing, memang memiliki keajaibannya sendiri-sendiri.

Saya ingat bahwa siang itu, sepulangnya dari Hanoi, kita tiba di Ho Chi Minh City dan menelusuri pasar Ben Thanh untuk mencari suvenir, kopi Vietnam, serta mencicipi pho bo vien,

(atau semacam mie bakso) di tengah pasar yang terlihat menggoda selera. Kemudian kita berpisah sebentar, kamu mengitari pasar untuk membeli buah longan dan minuman, sementara saya duduk memesan makanan; atau saat-saat kita memindai toko demi toko untuk mencari buah tangan dan memasukkan semuanya ke dalam satu tas hitam besar…

Kemudian, bagaimana dengan saat-saat ketika kita menghindari sepeda motor yang seperti tidak ada hentinya membanjiri jalan raya? (Jangan berlari, berjalanlah pelan-pelan, selangkah demi selangkah, agar para pengendara motor dapat mengantisipasi gerakan kita dan menghindar ketika kita menyeberang jalan).

We made a great team, don’t you think?

Dan dunia ini masih menyisakan banyak tempat untuk kita jelajahi, makanan-makanan lezat untuk kita abadikan dari balik lensa kamera, serta petualangan lain yang akan memancing tawa kita kembali ketika diceritakan bertahun-tahun kemudian.

So, if I gave you my hand to hold, would you walk with me to welcome our future journeys?

Leave your traces here. I want to hear :)