Ah.

Tanpa kamu, aku masih akan duduk-duduk dengan segelas kopi tubruk. Ngorek-ngorek sisa makanan yang nyelip di geraham pakai tusuk gigi. Ngidam dim sum setiap kali lewat Duck King dan masih saja kepingin mie ayam jorok dekat tempat sampah Melawai situ. Lalu lupa waktu begitu masuk Kinokuniya atau Times. Dan masih nggak bosan-bosan nonton My Blueberry…

Read More

Skate My Heart Away

Sekotak ingatanku tentangmu adalah serupa film-film sedih. Sesak akan beberapa episode perpisahan yang selalu dilalui seorang diri (lucu, karena bukankah sebuah perpisahan biasanya melibatkan dua orangโ€”ia yang tinggal dan ia yang pergi?). Selalu ada kota-kota asing dengan pemandangan yang tak kukenali. Rewind episode-episode sebelumnya sembilan kali. Ada hujan yang turun terlalu dini (dan sejak saat…

Read More

What Makes You Different

You don’t run with the crowd, you go on your own way, you don’t play after dark, you light up my day. Got your own kind of style that sets you apart. Baby, that’s why you captured my heart. I know sometimes you feel like you don’t fit in. And this world doesn’t know what…

Read More

Cheesecake and Sunrise

The most comfortable feeling in the world is when I’m squeezing marshmallow, or sitting lazily at Coffee Bean: slurping Sunrise and enjoying the yellowish view of Chicago Cheese Cake,

Read More

Titik-titik

Hari Rabu adalah hari kesayangan saya. Tidak tahu persis mengapa atau bermula bagaimana. Seperti juga angka sembilan. Yang biasanya saya tunjuk ketika diberi pilihan. Mungkin karena ini juga nomor kesayangan pesepak bola Italia, Vincenzo Montella (love you!). Dulu, di depan layar televisi, saya biasa mencari kaus bernomor punggung sembilan. Nomor sembilan biasanya merentangkan kedua tangan…

Read More