:: sensor pilih kasih

Begini ya, Sdr/i. Petugas Sensor yang semena-mena… Saya itu sudah lama ingin nonton festival Sinema Perancis. Akhirnya kesampaian juga. Film yang saya pilih adalah film drama sedikit komedi (plus agak depresif sebenarnya). Judulnya La tête de maman (In Mom’s Head). Mau baca sinopsisnya? The teenager Lulu lives with her depressive and self-centered mother. One day,…

Read More

:: 1/24

Selintas hujan berkelebat sekejap; menjelma putih yang membuat mata hanya bisa melihat dalam jarak pandang terbatas. Satu meter? Jarak pandang yang kemudian menyapu dirimu. Bersebelahan, kita terperangkap dalam sebuah kotak kaca. Transparan seperti batu es dalam gelas yang sudah mencair sehingga iced tea itu tidak lagi dingin. Mesin penggiling kopi yang berderum di kejauhan. Sebungkus…

Read More

:: kiamat, sakit kepala, dan joe

Perbandingan tidur lelap dan tidur yang ditingkahi mimpi bagi saya adalah 1:20. Ya, saya lebih sering pingsan tidur pulas; dan jarang sekali bermimpi. Kalaupun sampai bermimpi, biasanya hanya sebentar; dan dalam keadaan tersebut, saya ‘sadar’ bahwa saya sedang bermimpi. Lalu mengapa saya bicara soal mimpi? Ini karena pada Rabu malam, saya bermimpi. Mimpi yang panjang…

Read More

:: surat untuk mbak

Mbak, Sudah seratus lima tahun kini sejak Mbak pergi (saat itu Mbak masih seusia saya, bukan?). Tetapi Mbak pasti terkejut jika di tengah arus globalisasi dan euforia emansipasi yang mungkin Mbak impikan dahulu, masih saja ada hal-hal yang tetap sama seperti sebelumnya. Ah, jika saja Mbak ada di sini, saat ini, detik ini, saya yakin…

Read More

Belajar Berbeda di Belanda

Danielle: Mama, I want a baby. Antonia: How about a husband to go with it? Danielle: No. ~ penggalan dialog dari film Antonia’s Line (1995) ~ _______ TENTANG ANTONIA Saya tidak tahu apa yang tengah berkecamuk dalam benak feminis Marleen Gorris ketika ia menulis naskah Antonia’s Line. Yang jelas, film Belanda ini kemudian berhasil menyabet…

Read More

:: bangkok’s minutes (7)

~ Sabtu, 14 Maret 2009. Menikmati Bangkok hingga senja hari ~ D, Menyantap sayap ayam goreng ala Thai ditemani salad mangga dan tom yam, juga segelas Thai Iced Tea (“with milk!”), inilah yang terlintas dalam benak saya: saya tidak pernah tahu apakah kamu menyukai Thai cuisine. Di Som Tam Nua, restoran sederhana bertingkat dua di…

Read More

:: bangkok’s minutes (6)

~ Sabtu, 14 Maret 2009. Wat Benchamabophit ~ D, Saya tidak yakin apakah kamu pernah mendengar Follow You Down-nya Gin Blossoms [ataukah waktu kita hanya termampatkan dalam kaset-kaset usang Oasis, Mr. Big, dan Guns’N’Roses?]. Bersama Robin Wilson, saya menyanyikan lagu itu keras-keras dalam benak saya. Can you hear me, D? Di hadapan saya kini terbentang…

Read More