Monthly Archives: January 2009

:: maukah kamu menjadi pacarku?

picture-5

Tak heran banyak orang bingung ketika hendak mengungkapkan cinta. Banyak yang berkata, mereka tidak siap mendengar jawaban apa yang mungkin diberikan oleh pihak yang diajak bicara. Ternyata, kebingungan itu cukup  beralasan, karena ada begitu banyak alternatif jawaban yang bisa diberikan pada satu pertanyaan sederhana di bawah ini:

“Maukah kamu menjadi pacarku?Continue reading

Tagged , , , , , ,

:: menjadi cantik untuk… apa?

Ada masa-masa tertentu dalam hidup saya ketika saya iri kepada perempuan-perempuan cantik*. Bukan dalam arti ‘iri’ di mana saya lantas hendak mencakar-cakar wajah mereka, tetapi rasa ‘iri’ yang berharap.

Ya, saya juga ingin bisa secantik mereka.

picture-12

Semasa SMU dan tahun-tahun pertama di bangku kuliah, saya memang mengalami masalah kepercayaan diri yang cukup akut–jika dan hanya jika, berhubungan dengan penampilan. Continue reading

Tagged , , , , ,

:: namanya dita, dia…

… suka membuat pantun-pantun lucu, gemar melahap makanan pedas dan gurih, serta mendaulat Alanis Morisette sebagai penyanyi favoritnya. Cita-cita jangka pendeknya? Ingin nonton Jason Mraz dan Brian McKnight di perhelatan JavaJazz bulan Maret mendatang.

blog-dita

Ya, sekilas, Dita (atau bekennya, Nona Dita) memang terdengar seperti perempuan muda yang biasa-biasa saja. Tiap membayangkan sosok Dita, saya jadi teringat burung-burung kecil yang suka menyanyi riang pada film-film kartun macam Cinderella. Tahu, kan? Burung-burung kecil dengan suara lucu yang bernyanyi di pinggir air mancur, dan bulu matanya yang lentik berkedip-kedip? Nah, seperti itulah gambaran mental saya mengenai Dita :D Continue reading

Tagged , , , , , , , ,

:: saya bangga menjadi seorang blogger

Ya. Saya bangga menjadi seorang blogger.

Bagaimana tidak?

Dunia blog adalah tempat di mana semua niat baik disambut secara luar biasa, didukung dengan sepenuh hati, dan diterima dengan tangan terbuka. Ini adalah  sebuah dunia di mana bantuan akan diberikan kepada mereka yang membutuhkannya. Dunia di mana sebuah kabar akan menyebar dalam waktu yang bisa dibilang sebentar. Continue reading

Tagged , , , , , , , , ,

:: palestina

Dengan cara saya sendiri, saya berduka untuk Palestina.

Pemandangan mengerikan yang saya saksikan di televisi, foto-foto yang terpampang di koran-koran nasional… semua itu membuat saya berpikir betapa manusia bisa menjadi makhluk yang sangat egois, yang berperasaan dan berpikiran sempit.

Karena bukankah kita semua, sesungguhnya merasakan duka dan kehilangan yang sama? Continue reading

Tagged , , , , , , , ,

:: there’s no such thing

Me: I think you’re right. Remember? The day I told you that I still want to believe in love and you told me that there’s no such thing? Love, I mean.

You: Uhm… you know what? Actually, when I said that there’s no such thing, I lied.

:: 2009

Malam pergantian tahun yang dilewatkan dengan percakapan ringan bersama kawan-kawan lama semasa SMU memang selalu bisa menghilangkan beban pikiran (dan perasaan). Pertemuan kembali setelah berpisah beberapa lama masih menghadirkan candaan yang itu-itu saja, namun sepertinya kami tidak kunjung bosan. Semuanya begitu familiar.

Rasanya… seperti pulang ke rumah.

Dan secara harafiah, pertemuan yang berlangsung sedari siang dan baru berakhir menjelang pukul 2 pagi hari ini, memang merupakan salah satu momen ‘pulang ke rumah‘ bagi sahabat saya—yang harus menghabiskan beberapa bulan terakhir di sebuah rig di kawasan Asia Timur, sebelum bertolak ke Timur Tengah pada pertengahan Januari nanti.

I’ve known him for almost 13 years. Ya, kami sudah bersahabat sejak kelas 6 SD. Sejarah yang panjang membuat kami sudah begitu mengenal satu sama lain dengan sangat baik, sehingga kami bisa dengan bebasnya berkata jujur mengenai berbagai hal, termasuk perihal cinta yang porak-poranda dan kepingan hati yang berantakan. Continue reading

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 12,191 other followers

%d bloggers like this: