:: ketika perhelatan itu usai, ketika perhelatan lain dimulai…

Akhirnya! ๐Ÿ™‚ Terlepas dari segala kekurangan yang ada, akhirnya Pesta Blogger 2008 terlaksana juga! Semua lelah dan penat—akibat hanya tidur selama 2 jam pada malam sebelum acara digelar—rasanya langsung berganti dengan semangat ketika bersinggungan dengan senyum, gelak tawa, sapa, jepretan kamera, peluk erat, jabat tangan, lambaian, serta tepukan di bahu dari kawan-kawan blogger ketika saya…

Read More

:: antara ironi, parodi, refleksi, dan introspeksi

Pagi tadi, saya menerima kiriman SMS dari seorang kawan saya, seorang blogger juga, yang bekerja di salah satu organisasi internasional yang berkantor di Bursa Efek Indonesia situ. Isinya? Han, ada Enda Nasution, lho di Apa Kabar Indonesia TVOne *mantabh* berhadapan dengan polisi & akademisi Unpad… Saya tahu, wawancara di TVOne pagi itu masih mengangkat tema…

Read More

:: getting over november

Akhirnya saya mengerti. Pertalian dalam barisan-barisan aksara perempuan itu bukanlah kopi, bukan pula hujan, bukan jingga, dan bukan pula senja. Tetapi jendela. Saya pernah bertanya kepada perempuan itu, “Mengapa harus di balik jendela?” “Mungkin, karena di balik jendela, kita terlindung. Ada sesuatu yang membatasi kita dari dunia luar…” jawab perempuan itu. “Takutkah kau pada dunia…

Read More

:: melintasi ‘batas’

Columbus, Ohio. Setelah konser usai, ia pergi ke belakang panggung, duduk-duduk di sana sambil mengobrol dengan kumpulan teman-temannya. Waktu itu gelap. Seorang lelaki keluar membawa kaleng bir di tangan, dan ia pun menyapa lelaki itu: “Wah, dapet bir dari mana? Kok gue nggak liat ya, tadi?” Lelaki yang disapanya itu pun spontan menyodorkan kaleng birnya:…

Read More

:: no regrets

Perempuan itu sedikit terkejut ketika menemukan dirinya sendiri kembali berada di sini. Di balik jendela, dengan secangkir kopi panas di tangan kanan, laptop yang terbuka di pangkuan, dan pandangan yang tak bisa lepas dari titik-titik hujan. Ada dingin dan hangat yang melebur menjadi satu, sehingga ia bahkan tak lagi mampu memilah-milah kedua rasa itu. Perempuan…

Read More