:: teruntuk rama-rama bersayap retak

Demikianlah, rama-rama bersayap retak menjelang beruda, seperti telah kau rinaikan dalam untaian aksaramu, harapan mungkin memang durkarsa—pun dursila. Tak sudi kiranya ia mencumbui bahagia terlalu lama. Kala senja menebar di angkasa, yang tertinggal dari tawa sehari kita di muara hanyalah luka, air mata, dan sekeping hati yang kian rengsa untuk mencinta. Terkadang saya bertanya-tanya, entah…

Read More

:: gula-gula

Ah. Saya suka, karena denganmu, saya tak berlama-lama menyimpan kata seandainya. Karena kamu, kamu merupa gula-gula jeli berbentuk lucu berwarna-warni yang selalu menyenangkan untuk dipandangi itu. Yang manis menyegarkan dan bisa membuat sakit gigi jika berlebihan dikonsumsi, tetapi tetap saja menggoda untuk dibeli, karena warna-warni cerahnya selalu berhasil membuat ceria hari-hari. Bahkan seorang teman saya…

Read More

:: pak, kira-kira berapa liter air mata yang tumpah di jakarta setiap harinya?

Pak, Maaf karena malam ini saya tak mengajak Bapak berbasa-basi, tetapi hanya menggumamkan selamat malam dan langsung meminta diantarkan ke UKI Cawang. Maaf juga karena saya langsung membuang pandangan ke luar jendela dan memasang earphone—sebagai isyarat agar tidak diganggu; kemudian memilih untuk melarut bisu diiringi denting-denting piano melankolis dari album The Yellow Room-nya Yiruma. Ah,…

Read More