Too Beautiful. I’m Speechless.

Semoga dia tidak berkeberatan–dan tidak menganggap ini sebagai sebentuk ‘pelanggaran hak cipta’. Hanya saja, buat saya, komentar yang satu ini terlalu indah untuk tersembunyi dalam sebuah link kecil bertuliskan comment. Dia harus mengada di sini. Satu komentar pendek tentang ini pada suatu hari yang gerimis, yang membuat saya kehilangan kata-kata. Komentar indah ini milik dia,…

Read More

Menunggu …

It’s raining, I’m waiting … but it’s not happening. I’m sad ๐Ÿ™ ——————————– *Saya setengah berharap saya tidak peduli. Ingin berpura-pura tidak peduli. Tapi saya peduli. I do care. And it makes me sad even more …

Read More

Kilometer-kilometer Terakhir

“Sampai lampu-lampu di terowongan tuh jadi oranye blur. Somehow lampu-lampu mobil dan lampu jalan seperti menyatu jadi pita-pita panjang berwarna oranye, merah, dan putih.”:Being Alive, August 2005 Dulu, saya menikmati hidup yang bergerak dengan kecepatan di atas 160 km/jam. The most important thing back then was to get there. Sekarang saya tidak keberatan untuk menurunkan…

Read More

A Deserted Island

Ah, gara-gara percakapan singkat dengan dia, saya jadi asyik mengkhayal … “Mungkin nggak ya, saya dikasih cuti sebulan, menyepi di tempat terpencil yang nggak ada akses internet, TV, maupun telepon, dan cuma terus menulis dan menulis dan menulis …”, dia berangan-angan. “Mauuu!!!” saya menjawab seketika. “Saya rela cuti 1 bulan walaupun nggak dibayar!” “Saya juga…

Read More